Mengapa Harus Belajar Tahsin?

┏﷽🍃🔴🔴━━━━━━┓


۝ *Serial Tahsin Al-Qur'an* ۝

┗━━━━━━━━🔴🔴🍃┛


🔹۩۞۞۞۝🕌📚🕌۝۞۞۞۩🔹


﴾﴾﴾ *Mengapa Harus Belajar Tahsin?* ﴿﴿﴿



🔵Istilah ‘tahsin’ sering kali dikaitkan dengan aktivitas membaca Al-Qur'an. Istilah ini telah mendapatkan tempat di hati masyarakat, terutama mereka yang menyadari pentingnya melaksanakan rutinitas membaca Al-Qur'an dengan segala kesempurnaannya. Istilah ini muncul sebagai sinonim dari kata yang sudah lebih dulu akrab di telinga kaum muslimin, yaitu ‘tajwid’ yang seringkali dipahami sebagai ilmu yang membahas tata cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar serta segala tuntutan kesempurnaanya.

🔵Secara bahasa, istilah tajwid yang disamakan dengan tahsin ini memiliki arti yang sama, yaitu membaguskan. Para ulama memberikan batasan mengenai istilah ini, yaitu “mengeluarkan huruf-huruf Al-Qur'an dari tempat-tempat keluarnya (makharij huruf) dengan memberikan hak dan mustahaknya.

🔵Yang dimaksud dengan hak adalah menegaskan huruf disertai dengan penerapan sifat-sifatnya seperti mengalirnya nafas atau sebaliknya (hams dan jahr) atau menebalkan huruf tertentu dengan cara mengangkat pangkal lidah atau menipiskannya (isti’la dan istifal) yang keseluruhan sifat huruf tersebut berjumlah 17 sifat.

🔵Adapun yang dimaksud dengan mustahak adalah mengaplikasikan sifat-sifat tambahan disebabkan misalnya terjadinya pertemuan huruf tertentu dengan huruf lainnya seperti idgham, ikhfa', iqlab atau mengaplikasikan kesempurnaan konsistensi tanda panjang sesuai dengan tuntutannya.

📑Mengapa harus belajar tahsin?

🔵Allah  ﷻ memerintahkan dalam QS. Al-Muzzammil : (4) : (ورتل القرءان ترتيلا), "Dan bacalah Al-Quran dengan tartil". Para ulama telah sepakat bahwa yang dimaksud dengan tartil adalah membaca dengan pelan-pelan, penuh ketenangan dan perhatian yang serius dengan memperjelas pengucapan huruf-hurufnya.

🔵Imam Al-Baidhawi menambahkan bahwa kesempurnaan tersebut dengan cara melatih lisan atau pengulangan dan merutinkan bacaan sambil mempraktikkan kesempurnaan pembacaan huruf-huruf yang tipis (tarqiq) dan tebal (tafkhim), memendekkan huruf yang pendek dan memanjangkannya jika menuntut demikian serta mengaplikasikan kaidah lainnya yang terangkum dalam materi tahsin Al-Qur'an (Nihayah Qaulil Mufid).

🔵Pengertian ini juga yang ditegaskan oleh seorang pakar Tafsir, M. Ali As-Shabuni dalam tafsir ayat ahkamnya sewaktu menerangkan tentang QS al-muzammil: 4 ini, dan menambahkan agar pembacaan demikian dapat mengantarkan pada parasaan ta’zhim (keagungan) yang dikandung Al-Qur'an dan berusaha merenungi (tadabbur) makna-maknanya.

🔵Inilah maksud definisi singkat tentang tartil yang disimpulkan oleh seorang sahabat terkenal, Ali bin Abi Thalib. Beliau menyimpulkan makna tartil dengan ungkapan yang cerdas“ tajwiidul huruf wa ma’rifatul wuquf”, men-tajwid-kan/membaguskan pengucapan huruf-hurufnya serta mengetahui tempat-tempat berhentinya.

🔵Selain itu, belajar tahsin bertujuan memelihara Al-Qur'an dari kesalahan yang tidak layak.

Para ulama tajwid membagi 2 kesalahan dalam membaca al-Quran, kesalahan pertama adalah lahn jaliy, yaitu kesalahan yang mudah diketahui seperti pengucapan huruf ش yang dibaca dengan huruf س dalam lafazh شكر , tentunya kesalahan ini tanpa disadari telah merubah huruf Al-Qur'an sehingga dihukumi sebagai kesalahan fatal yang menyebabkan keharaman apalagi kalau sampai merubah maknanya.

🔵Kesalahan kedua adalah yang disebut dengan lahn khofiy, kesalahan yang diketahui oleh orang-orang tertentu diantaranya oleh orang-orang yang memahami ilmu tajwid Al-Qur'an. Kesalahan ini berkisar pada ketidakmampuan menerapkan kaidah hukum seperti idgham, ikhfa, iqlab dan lainnya. Kesalahan ini tergolong ringan sehingga sebagian menghukuminya makruh namun ada pula yang mengharamkannya sebab dengan demikian telah ikut merusak keindahan Al-Qur'an. Dengan mempelajari ‘tahsin’ maka dipandang adanya usaha dari kita untuk membebaskan diri dari perangkap kesalahan ini dan berharap agar Allah ﷻ senantiasa mengampuni ketidakmampuan untuk mencapai kesempurnaannya setelah berusaha secara maksimum.


📚Tahsin Center


➖➖➖➖➖➖

۞Allahu A'lam

سبحا نك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك

🔹۩۞۞۞۝🕌📚🕌۝۞۞۞۩🔹

📝 *Ust. Miftahuddin*

۞Pembina Group WA Karimah (Komunitas Rindu Menikah), KIPRAH (Kuliah Pra Nikah) , KKS (Kuliah Keluarga Sakinah), KILAT-Qu (Kuliah Singkat Tahsin Al-Qur'an), KIBAR (Kuliah Singkat Bahasa Arab), IKBI (Info Kajian & Bisnis Islami), Sahida (Sahabat Hijrah & Dakwah), & Kasaba (Komunitas Saling Berbagi).

📡Distributed :

۞Karimah (Komunitas Rindu Menikah)
۞KIPRAH (Kuliah Pra Nikah Online)
۞KKS (Kuliah Keluarga Sakinah)
۞KILAT-Qu (Kuliah Singkat Tahsin Al-Qur'an)
۞KIBAR (Kuliah Singkat Bahasa Arab)
۞IKBI (Info Kajian & Bisnis Islami)
۞Sahida (Sahabat Hijrah & Dakwah)
۞Kasaba (Komunitas Saling Berbagi)


📞Info : WA 082138929596

♻️ _Silahkan dishare_ ♻️

Comments